Minggu, 18 Desember 2011

Desaint Rumah Burung Walet Dengan Ruang Rahasia





Sudahkan anda memahami bagaimana membangun bangunan Rumah Walet yang bisa membuat walet betah dan berkembang inilah letak rahasia desain Rumah Walet yang belum diketahui banyak orang didalam ruang tersebuat ada satu ruang yang dinamakan ruang rahasia walet yang sengaja tidak saya tampilkan.Ruang inilah yang paling banyak sarangnya dan paling banyak burung waletnya membentuk koloni dalam satu koloni bisa 30an sarang dalam ruang rahasia ini bisa terbentuk sampai 7 sampai 8 koloni.(Jadi setiap rumah walet jika sudah dibangun seperti desian ini.pasti akan sama awal perkembangan walet terjadi walaupun berbeda tempat rumah walet dibangun) Akan saya tampilkan foto-fotonya awal terjadi koloni walet diruang rahasia tersebut.  
Desain Rumah Walet ini bisa membuat anak walet mengenal tempat tinggalnya semenjak pertama kali belajar terbang sebelum keluar dari lubang masuk anak walet tersebut sudah bisa ingat inilah tempat tinggalnya.Umumnya Rumah walet yang lain anak waletnya hanya bisa pulang kira-kira 20% saja tapi dengan desain saya ini anak waletnya bisa pulang 70% sampai 80%.

Minggu, 13 November 2011

Pavement Classification Number


Sama halnya dengan jalan raya; runway, taxiway dan apron di sebuah bandar udara juga mempunyai kekuatan yang terbatas. Ada nilai maksimum berat kendaraan atau pesawat yang berada di atasnya. Sebenarnya PCN ini paling penting untuk daerah apron/taxiway.
Pada waktu lepas landas, berat pesawat sedikit demi sedikit dipindahkan ke sayap dan mengurangi beban di roda, sedangkan pada waktu mendarat, pesawat biasanya sudah menghabiskan sebagian besar bahan bakar dalam perjalanan jadi lebih ringan dibandingkan dengan beratnya pada waktu lepas landas. Jadi berat pesawat yang diterima landasan relatif lebih sedikit dibandingkan dengan berat diapron/taxiway.
Begitu pula dengan spesifikasi pesawatnya sendiri. Sebuah pesawat Airbus A330 misalnya, mempunyai berat maksimum untuk lepas landas (maximum take off weight, MTOW) 233 ton, tapi bisa mengangkut 233,9 ton berat sebelum take off (maximum taxi weight). Taxi adalah gerakan pesawat perlahan di darat sebelum lepas landas dan setelah mendarat. Maximum taxi weight ini sering juga disebut Maximum Ramp Weight.
Bergunakah 900 kg yang tidak bisa dibawa take off oleh pesawat Airbus A330 tersebut? Ya, tentu ada maksudnya pesawat tersebut diberi kemampuan berat maksimum yang lebih besar di darat. Berat di atas maximum take off weight tersebut berguna untuk membawa bahan bakar yang dibutuhkan untuk bergerak dari parkir ke landasan.
Jadi misalnya untuk taxi dari tempat parkir pesawat ke landasan membutuhkan 500 kg, maka pesawat ini bisa mempunyai berat 233,5 ton pada waktu meninggalkan tempat parkir dan akan lepas landas dengan berat 233 ton yang merupakan MTOW karena 500 kg bahan bakar sudah dihabiskan untuk taxi.
Kita bisa melihat dari contoh di atas bahwa taxiway dan apron menerima berat lebih daripada landasan (runway).
Ada beberapa sistem untuk menilai kekuatan dari permukaan landasan, taxiway atau apron. Yang dipakai secara umum adalah rekomendasi ICAO (International Civil Aviation Organization), dengan sebutan Pavement Classification Number (PCN). Negara seperti Canada juga punya sistem sendiri yang disebut Pavement Load Rating (PLR) yang sudah dipakai sejak tahun 70an biarpun akhirnya sistem ini bersanding dengan PCN dari ICAO yang merupakan satu-satunya badan penerbangan dari PBB.
Sistem PCN (Pavement Classification Number) digunakan bersama-sama dengan ACN (Aircraft Classification Number). PCN adalah nilai untuk permukaan landasannya atau apron dan taxiway sedangkan ACN adalah nilai yang dimiliki oleh sebuah pesawat tertentu dengan konfigurasi tertentu pula.
Sistem ACN/PCN ini berlaku untuk pesawat dengan All-up Mass lebih dari 12500 lbs atau 5700 kg.

Sumber: http://www.ilmuterbang.com/artikel-mainmenu-29/teori-penerbangan-mainmenu-68/26-private-pilot/301-pavement-classification-number-aircraft-classification-number

Minggu, 23 Oktober 2011

Penjelasan singkat Pemasangan Pile Cap

Pile cap di gunakan sebagai pondasi untuk mengikat tiang pancang yang sudah terpasang dengan struktur di atasnya yaitu te beam dan slab
Langkah pelaksanaan pile cap sebagai berikut:
  1. Setelah galian tanah mencapai elevasi yang di tentukan, maka tiang pile atau pancang di potong dan dilebihkan besi stek untuk pengikatan struktural dan di sisakan beton setinggi 7.5 cm untuk selimut beton.
  2. Pembuatan lantai kerja setebal 5 cm
  3. Meletakan pembesian pile cap yang sudah di pabrikasi.
  4. Memasang bekisting batako untuk memberi bentuk pile cap dan memisahkan beton dengan tanah.
  5. Merangkai dengan pembesian tea beam dan slab agar menjadi satu kesatuan.
  6. Pengecoran yang di lakukan bersamaan antara tea beam dan pile cap.
Tea beam adalah balok yang terletak atau bertumpu pada permukaan tanah. Tea beam biasanya di gunakan untuk menghubungkan antara pile cap yang satu dengan pile cap yang lainya, tea beam juga berfungsi untuk menopang slab atau plat lantai yang berhubungan langsung dengan permukaan tanah. langkah pengerjaan tea beam hampir sama dengan pile cap.
 Sumber: http://www.ilmusipil.com/pile-cap-dan-tea-beam

Minggu, 16 Oktober 2011

Proyek Banjir Kanal Timur

Jakarta banjir? Itu sudah biasa, bahkan sejak masa kolonial Belanda, waktu Jakarta masih bernama Batavia, sudah menjadi langganan banjir. Macam-macam cara ditempuh pemerintah untuk menanggulangi Jakarta dari banjir, salah satunya adalah pembangunan kanal banjir. Ada dua, umum disebut dengan nama: Banir Kanal Barat (BKB) dan Banjir Kanal Timur (BKT).
Banjir Kanal adalah saluran air yang didesain agar air, dalam hal ini dari sungai Ciliwung, tidak melewati tengah kota, tapi pingggiran kota. Banjir kanal merupakan gagasan Prof H van Breen dari Burgelijke Openbare Werken atau disingkat BOW, cikal bakal Departemen PU, yang dirilis tahun 1920. Studi ini dilakukan setelah banjir besar melanda Jakarta dua tahun sebelumnya.
foto banjir kanal timur
Gambar artis rencana Banjir Kanal Timur
Inti konsep ini adalah pengendalian aliran air dari hulu sungai dan mengatur volume air yang masuk ke kota Jakarta. Termasuk juga disarankan adalah penimbunan daerah-daerah rendah.